JAKARTA – Sejumlah peneliti Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil merancang teknologi inovatif yang diberi nama Robot Asisten (Roba) Multifungsi. Yakni robot yang difungsikan untuk menjadi asisten Tenaga Kesehatan (Nakes) dalam pelayanan serta penanganan pasien Covid-19.
Tim peneliti yang diantaranya terdiri dari Prof. Hartono, Ubaidillah, Ph.D, Dr. Sholihin As’ad, Hari Maghfiroh, S.T., M.Eng, M.Sc., dan Joko Slamet Saputro, S.Pd., M.T. ini menginisiasi Roba sejak April 2020 lalu dengan beberapa tujuan. Pertama, menghemat penggunaan Nakes.
Baca juga: Mahasiswa UNS Sulap Kain Tenun Goyor Reject Jadi Pouch Bernilai Tinggi
Pandemi Covid-19 memang membutuhkan pelayanan ekstra dari para Nakes sebagai garda depan. Namun, jumlah Nakes yang terbatas tentu mengharuskan adanya bantuan tenaga dan inovasi.
“Penggunaan Roba juga mengurangi kontak fisik Nakes dengan pasien Covid-19, sehingga meminimalkan risiko penularan dan penyebaran virus. Hal ini dapat mengurangi penggunaan Alat Perlindungan Diri (APD),” ujar Hari Maghfiroh kepada uns.ac.id akhir Februari lalu.
Baca juga: Bos OJK Pamer Securities Crowdfunding, Milenial Bisa Lebih Mudah Cari Modal
Hari menambahkan, ide robot ini terinspirasi dari pengalaman Ubaidillah yang merupakan Ketua Tim. Ubaidillah pernah kesulitan mengantarkan barang bagi kerabatnya yang saat itu menjalani perawatan sebagai pasien Covid-19 di rumah sakit. Dibutuhkan waktu tiga jam untuk mengantar barang dari lobi rumah sakit hingga kamar pasien karena harus melewati beberapa perawat.
Multifungsi
Telah memiliki pengalaman merancang robot pengangkut barang atau automatic guided vehicle (AGV) untuk perusahaan swasta, Ubaidillah dan tim mengambil konsep sama tapi dengan fitur yang sedikit berbeda.
Saat disinggung perihal robot serupa yang lebih dulu dirancang seperti Raisa ITS-Unair, Hari menuturkan bahwa Roba hampir sama dan dapat disebut sebagai pengembangan robot pendahulunya. Akan tetapi, Roba memiliki keunggulan lain dan lebih multifungsi.