Gandeng 5 Operator, Kemenag Beri Paket Data Gratis ke Siswa Madrasah

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 24 September 2020 10:35 WIB
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani (Foto: Kemenag)
Share :

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng lima operator telekomunikasi untuk memberikan paket data secara cuma-cuma ke siswa madrasah. Langkah tersebut untuk membantu siswa madrasah sekaligus meringankan orangtua saat kebutuhan biaya internet meningkat seiring pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Pandemi Covid-19 mengharuskan siswa madrasah belajar dari rumah dengan PJJ. Tentu kebutuhan kuota internet meningkat dan ini bisa membebani orangtua. Kami telah bersinergi dengan Telkomsel , Indosat, XL Axiata, Tri, dan Smartfren memberikan kartu perdana gratis kepada siswa madrasah,” terang Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani, di Jakarta melalui keterangan tertulis, Rabu 23 September 2020.

“Langkah ini kita ambil untuk meringankan beban ekonomi orangtua saat pandemi yang bersumber dari dana di luar APBN,” sambung pria yang akrab dipanggil Dhani ini.

Baca Juga:  Kemendikbud Terbitkan Petunjuk Teknis Bantuan Kuota Internet

Menurutnya, upaya lain untuk membantu madrasah di tengah pandemi terus dilakukan. Misalnya, Kemenag saat ini tengah mengusulkan anggaran untuk menunjang pelaksanaan PJJ di madrasah kepada Kementerian Keuangan. “Kita masih upayakan. Kita sedang mengajukan usulan anggaran khusus bantuan penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh di madrasah,” tegasnya.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ahmad Umar menambahkan, upaya meringankan beban siswa madrasah sudah dilakukan sejak masa awal pandemi. Kemenag misalnya segera mengeluarkan kebijakan yang membolehkan penggunaan dana BOS untuk menunjang kegiatan PJJ.

“Kami pada awal Juni juga sudah melakukan kerjasama dengan provider untuk memberi paket data dengan harga terjangkau bagi siswa dan guru madrasah,” ujarnya.

Untuk kerjasama kali ini, lanjut Umar, paket data diberikan secara gratis dalam bentuk kartu perdana. Adapun besaran kuotanya, berbeda-beda sesuai kesepakatan kerjasama yang ditandatangi dua belah pihak.

Baca Juga:  Terkendala Internet, Siswi Ini Belajar Daring di Tengah Sawah 

XL Axiata misalnya, menurut Feby Sallyanto yang mewakili perusahaan, pihaknya akan menyalurkan bantuan berupa kartu SIM gratis kepada para pelajar madrasah dengan kuota 30GB. Kartu tersebut bisa mereka manfaatkan selama dua bulan. “Mekanisme penyaluran bantuan akan dilakukan dengan cara pendistribusian kartu SIM kepada madrasah di seluruh Indonesia,” terang Feby.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya