Dalam berbagai kesempatan, Guru Besar UGM yang dikukuhkan pada 7 Januari 2008 ini mengajak para profesional kesehatan untuk senantiasa mengacu pada bukti-bukti ilmiah terkini dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Ia sempat menyatakan 'Keeping up to date' bukanlah sekadar slogan, tapi merupakan prasyarat fundamental dalam implementasi evidence based medicine (EBM).
Di samping memberikan sumbangsih yang besar bagi pengembangan keilmuan di bidang kedokteran, lanjut Panut, Prof Iwan juga berperan dalam pengembangan UGM melalui kiprahnya sebagai pimpinan di tingkat fakultas dan universitas, salah satunya sebagai wakil rektor pada periode kepemimpinan sebelumnya.
Selama menjabat sebagai wakil rektor, Prof Iwan memberikan terobosan-terobosan baru, khususnya untuk peningkatan kualitas pendidikan dan pengajaran di UGM.
"Bagi UGM, sumbangsih Beliau begitu besar, baik bagi pengembangan universitas dengan aktifnya Beliau sebagai pimpinan fakultas dan universitas selama bertahun-tahun. Selama hidupnya Prof Iwan Dwiprahasto kita kenal sebagai sosok yang santun, selalu berbicara lemah lembut, disiplin, dan solutif dalam menghadapi berbagai persoalan," ungkap Panut.