21 Tahun Pasca-Konflik Ambon, Mahasiswa UGM Garap Film 'Beta Mau Jumpa'

Rani Hardjanti, Jurnalis
Senin 27 Januari 2020 12:02 WIB
Mahasiswa UGM Garap Film (Foto: UGM)
Share :

JAKARTA - Sekira 21 tahun pasca-konflik Ambon yang menelan ribuan jiwa, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) membuat sebuah film. Temanya mengangkat pesan di balik peristiwa tersebut.

Film berdurasi 35 menit ini merupakan film kedua dari seri Indonesian Pluralities yang mengangkat beragam kisah tentang Indonesia. Film pertama berjudul 'Atas Nama Percaya' yang mengangkat kisah dua komunitas penghayat kepercayaan dan pengalaman diskriminasi yang mereka alami telah dirilis pada tahun lalu.

Baca Juga: Lidah Elektronik untuk Otentikasi Halal hingga Deteksi Keaslian

Kisah ini dikemas dalam sebuah film yang dirancang bagi para pendidik, jurnalis, pengambil kebijakan, serta masyarakat pada umumnya, melalui kolaborasi antara Center for Religious and Cross-cultural Studies (CRCS) Sekolah Pascasarjana UGM, the Pardee School of Global Studies Boston University, dan WatchdoC Documentary dengan dukungan dari Henry Luce Foundation New York.

“Film ini mengingatkan kita bahwa perdamaian tidak terjadi dalam waktu semalam. Dibutuhkan usaha dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkannya,” ucap Kepala Prodi S1 Hubungan Internasional UGM Dr. Diah Kusumaningrum, seperti dikutip Senin (27/1/2020).

Baca Juga: UGM Ciptakan Alat Rontgen Digital Murah Meriah

Sejak hari pertama konflik Ambon merebak, lanjut Diah, telah ada upaya perdamaian di antara warga. Film ini memunculkan cerita-cerita dari beberapa perempuan yang menggambarkan relasi mereka yang begitu dekat dengan tetangga mereka yang memiliki keyakinan berbeda.

“Tanggal 19 Januari 1999 diingat kebanyakan orang sebagai awal dari peristiwa konflik di Ambon. Tapi sebenarnya sejak hari itu juga warga Islam dan Kristen saling merengkuh satu dengan lainnya. Pada masa itu, warga yang beragama Islam menyembunyikan tetangga mereka yang Kristen untuk melindungi mereka agar tidak diserang, begitu juga sebaliknya,” paparnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya