JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi telah mengumumkan nama-nama menteri Kabinet Indonesia Maju. Hal ini Dia ungkapkan di Istana Negara, Jakarta.
Dari 34 menteri yang akan membantu Jokowi menjalankan roda pemerintahan, sebanyak 19 menteri bekerja di sektor perekonomian, dan sisanya di sektor lain.
Berikut beberapa latar belakang pendidikan para menteri seperti dirangkum Okezone, Kamis (24/10/2019).
1. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan: Mahfud MD
Mahfud MD menghabiskan seluruh waktu pendidikannya di Indonesia. Bahkan, kampus-kampus yang Dia jadikan tempat belajar dari sarjana hingga menjadi profesor seluruhnya berada di Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Islam Indonesia (UIN) Yogyakarta.
2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto
Dari pendidikannya, Airlangga Hartarto adalah lulusan Fakultas Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1987. Dirinya mendapatkan gelar MBA dari Monash University Australia tahun 1996 dan Master of Management Technology (MMT) dari University of Melbourne, Australia, tahun 1997.
Dia juga sempat terpilih menjadi Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UGM.
3. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Muhadjir Effendy
Tanah Jawa menjadi kepercayaan Effendy soal pendidikan. Bagaimana tidak, Dia berkuliah di IAIN Malang, IKIP Malang, UGM, serta Universitas Airlangga. Lengkap sudah gelar yang Effendy miliki mulai dari S1 hingga S3.
4. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi: Luhut B Pandjaitan
Meskipun sebagian besar pendidikannya Luhut habiskan di militer, namun dia juga memiliki gelar yang membuktikan bahwa Luhut juga pernah merasakan perkuliahan. Adalah George Washington University, Amerika Serikat yang menjadi tujuannya. Di sana, Luhut menyabet gelar Master dalam jurusan Administrasi Publik.
5. Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto
Prabowo secara murni menghabiskan pendidikannya di dunia militer. Dia mengawali karier militernya di TNI Angkatan Darat pada tahun 1974 sebagai seorang Letnan Dua setelah lulus dari Akademi Militer di Magelang.
6. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
Melalangbuana, Pratikno pernah menyicipi pendidikan di berbagai negara. Dia memulainya dengan menggeluti jurusan Ilmu Pemerintahan di UGM untuk menyandang status sarjana. Selanjutnya, Pratikno pindah ke Inggris untuk kuliah S2 di Birmingham University. Lalu, Dia menyempatkan diri untuk kuliah S3 di Australia sebelum meraih gelar profesor di UGM.
7. Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian
Tito juga menghabiskan masa pendidikannya kebanyakan di dunia kepolisian. Dia lulus dari Akademi Kepolisian pada tahun 1987 dengan menyandang bintang Adhi Makayasa sebagai lulusan Akpol terbaik. Kemudian, Tito pergi ke Inggris untuk belajar Ilmu Kepolisian dan meraih gelar Master di University of Exeter.
Tidak berhenti sampai situ, Dia juga lulus dari Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) sebagai penerima bintang Wiyata Cendekia yang artinya Tito adalah lulusan PTIK terbaik tahun 1996. Di tahun 1998, Tito kuliah di Royal New Zealand Air Force Command & Staff College, New Zealand. Dia juga sekaligus belajar di Massey University dan meraih Sarjana.
Puncaknya, Dia lulus S3 di Nanyang Technological University, Singapur dengan predikat magna cum laude di tahun 2013.
8. Menteri Luar Negeri: Retno LP Marsudi
Retno memperoleh gelar S1 nya di UGM pada tahun 1985. Setelah itu, Dia memperoleh gelar S2 Hukum Uni Eropa di Haagse Hogeschool, Belanda.
9. Menteri Agama: Jenderal Fachrul Razy
Fachrul Razi merupakan lulusan Akademi Militer 1970. Dia sangat berpengalaman dalam bidang infanteri. Jabatan terakhir jenderal bintang empat ini adalah Wakil Panglima TNI.
10. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Yasonna Laoly
Mengejar status Sarjana Hukum, Laoly mengawali perkuliahannya di Universitas Sumatera Utara (USU). Kemudian, Laoly mengejar S2 dan S3 nya di Amerika Serikat: S2 di Virginia Commonwealth University & S3 di North Carolina University.
Ketika berkuliah S2, Laoly berhasil menyabet Outstanding Graduate Student Award Virgina Commwealth University 1986.
11. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
Sri Mulyani memulai dunia perkuliahannya sebagai mahasiswa Universitas Indonesia (UI). Setelah 5 tahun berkuliah, Ani menjadi Sarjana Ekonomi. Setelah itu, barulah Dia melancong ke Negeri Paman Sam untuk mengambil gelar S2 dan S3 nya. Dia berkuliah di University of Illinois Urbana Champaign untuk meraih kedua gelar tersebut.
12. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Nadiem Makarim
Pada tahun 2002, Nadiem mengambil jurusan Hubungan Internasional di Brown University, Amerika Serikat. Nadiem sempat mengikuti pertukaran pelajar di London School of Economics. Setelah memperoleh gelar sarjana pada tahun 2006, tiga tahun kemudian mantan Bos Gojek tersebut mengambil pascasarjana dan meraih gelar Master of Business Administration di Harvard Business School.
13. Menteri Kesehatan: dr Terawan
Memiliki nama lengkap Terawan Agus Putranto, dokter ini merupakan lulusan Fakultas Kedokteran UGM. Pendidikannya terus berlangsung di Indonesia. Pasalnya, Dia melanjutkan S2 nya di Unair dan S3 nya di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar.
14. Menteri Sosial: Juliari Batubara
Langsung pergi ke Amerika Serikat, Juliari kuliah di Riverside City College untuk menjadi sarjana. Lalu, Dia melanjutkan S2 di Chapman University.
15. Menteri Tenaga Kerja: Ida Fauziah
Ida tercatat pernah menempuh pendidikan di IAIN Sunan Ampel Surabaya dan Universitas Satyagama untuk mengambil jurusan Ilmu Pemerintahan.
16. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita
Riwayat pendidikannya cukup cemerlang. Agus sudah merasakan belajar di luar negeri sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Tercatat, sejak 1985-1994, Dia menghabiskan waktunya untuk menimba ilmu di Amerika Serikat. Adapun kampus yang Agus jajaki adalah Northeastern University dan Pacific Western University. Kemudian, untuk S2 dan S3 Agus menyelesaikannya di Bandung. Tepatnya di Universitas Pasundan (2007-2009) dan Univeritas Padjajaran (2010-2012).
17. Menteri Perdagangan: Agus Suparmanto
Agus adalah seorang Direktur Utama di PT Galangan Manggar Biliton (GMB). Adapun perusahaan tersebut berbasis di Bangka Belitung. Dia juga seorang politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sejauh ini, tidak ditemukan sama sekali riwayat pendidikan yang Agus tempuh.
18. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM): Arifin Tasrif
Arifin merupakan seorang Minangkabau yang menyelesaikan pendidikan sarjananya di Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Kimia pada tahun 1972.
19. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR): Basuki Hadimuljono
Dunia pendidikan Basuki tidak main-main. Dia merupakan lulusan UGM dari jurusan Teknik Geologi tahun 1979. Kemudian, dia melanjutkan pendidikan S2 hingga S3 nya di universitas Amerika Serikat hingga tahun 1992, yaitu Colorado State University. Di sana, Dia memfokuskan dirinya di jurusan Teknik Sipil.
20. Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi
Budi merupakan lulusan UGM tahun 1981. Dia kuliah di jurusan Arsitektur.
21. Menteri Komunikasi dan Informasi: Johnny G. Plate
Plate merupakan lulusan Universitas Katolik Atma Jaya dengan status Sarjana Ekonomi. Dia memulai bisnis alat-alat perkebunan pada awal 1980-an.
22. Menteri Pertanian: Syahrul Yasin Limpo
Setia dengan Universitas Hasanuddin, sejak S1 hingga S3 Syahrul selalu berkuliah di Unhas. Dia kuliah di jurusan Hukum.
23. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
Siti Nurbaya sempat kuliah di International Institute for Aerospace Survey and Earth Science (ITC), Belanda. Dia mengawali pendidikannya di Institut Pertanian Bogor (IPB).
24. Menteri Kelautan dan Perikanan: Edhy Prabowo
Edhy memasuki dunia perkuliahan melalui Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) dan lulus menjadi Sarjana Ekonomi di sana. Kemudian, Edhy melanjutkan kuliah S2 nya di universitas swasta lainnya, yaitu Swiss German University.
25. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT): Abdul Halim Iskandar
Kakak kandung ketua umum DPP PKB Muhaimin Iskandar itu menempuh pendidikan sarjana di IKIP Yogyakarta pada jurusan Filsafat dan Sosiologi Pendidikan pada tahun 1987.
kemudian melanjutkan studi S2 di IKIP Malang pada jurusan Manajemen Pendidikan. Dia berhasil menyelesaikan pendidikan S2-nya pada tahun 1992.
26. Menteri Agraria Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN): Sofyan Djalil
Pria kelahiran 23 September 1953 ini memperoleh gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 1984. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Master of Arts in Law and Diplomacy (MAL) pada 1991 dan Master of Arts in Public Policy dari Universitas yang sama di tahun 1989.
27. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa
Suharso menyempatkan dirinya untuk bergelut di Akademi Geologi dan Pertambangan Bandung sebelum belajar di Fakultas Planologi Institut Teknologi Bandung (ITB). Kemudian, barulah Dia pindah negara untuk belajar di University of Michigan.
28. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB): Tjahjo Kumolo
Tjahjo tercatat hanya menempuh pendidikan di Universitas Diponegoro, Semarang saja. Dari sana, Dia berhasil menyandang gelar Sarjana Hukum.
29. Menteri BUMN: Erick Thohir
Pada tahun 1993 Erick lulus program Master untuk Bisnis Administrasi dari Universitas Nasional California, Amerika Serikat. Sebelumnya, Erick memperoleh gelar sarjana dari Glendale University.
30. Menteri Koperasi dan UKM: Teten Masduki
Pria berkepala plontos ini menyelesaikan pendidikannya di IKIP Bandung. 2 tahun berselang, Dia mengikuti kursus kepemimpinan LSM di Eltaller, Tunisa.
31. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama
Dia menyelesaikan kuliah Liberal Arts di Mount Ida College Boston, Amerika Serikat, namun lebih banyak mendapatkan ilmu komunikasi dan pertelevisian pada saat dia kuliah di Emerson College, Boston. Wishnutama juga pernah mengenyam pendidikan di The Military College of Vermont, Norwich University.
32. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: I Gusti Ayu Bintang Darmawati
Dia menghabiskan masa pendidikannya di kota kelahirannya, yaitu universitas kebanggan Bali: Universitas Udayana.
33. Menristek Bambang Brodjonegoro
Tidak berbeda jauh dari Sri Mulyani, Bambang juga alumnus UI dan University of Illinois Urbana-Champaign. Namun, Dia lebih memfokuskan diri di jurusan Tata Wilayah dan Perkotaan.
34. Menteri Pemuda dan Olahraga: Zainudin Amali
Memulai pendidikan di Akademi Perbankan dan Akuntansi Jakarta, Zainudin melanjutkan perjuangannya meraih sarjana di STIE Swadaya. Kemudian, menempuh pendidikan S2 di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), dan kuliah di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jakarta.
(Rani Hardjanti)