7. Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian
Tito juga menghabiskan masa pendidikannya kebanyakan di dunia kepolisian. Dia lulus dari Akademi Kepolisian pada tahun 1987 dengan menyandang bintang Adhi Makayasa sebagai lulusan Akpol terbaik. Kemudian, Tito pergi ke Inggris untuk belajar Ilmu Kepolisian dan meraih gelar Master di University of Exeter.
Tidak berhenti sampai situ, Dia juga lulus dari Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) sebagai penerima bintang Wiyata Cendekia yang artinya Tito adalah lulusan PTIK terbaik tahun 1996. Di tahun 1998, Tito kuliah di Royal New Zealand Air Force Command & Staff College, New Zealand. Dia juga sekaligus belajar di Massey University dan meraih Sarjana.
Puncaknya, Dia lulus S3 di Nanyang Technological University, Singapur dengan predikat magna cum laude di tahun 2013.
8. Menteri Luar Negeri: Retno LP Marsudi
Retno memperoleh gelar S1 nya di UGM pada tahun 1985. Setelah itu, Dia memperoleh gelar S2 Hukum Uni Eropa di Haagse Hogeschool, Belanda.
9. Menteri Agama: Jenderal Fachrul Razy
Fachrul Razi merupakan lulusan Akademi Militer 1970. Dia sangat berpengalaman dalam bidang infanteri. Jabatan terakhir jenderal bintang empat ini adalah Wakil Panglima TNI.
10. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Yasonna Laoly
Mengejar status Sarjana Hukum, Laoly mengawali perkuliahannya di Universitas Sumatera Utara (USU). Kemudian, Laoly mengejar S2 dan S3 nya di Amerika Serikat: S2 di Virginia Commonwealth University & S3 di North Carolina University.
Ketika berkuliah S2, Laoly berhasil menyabet Outstanding Graduate Student Award Virgina Commwealth University 1986.
11. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
Sri Mulyani memulai dunia perkuliahannya sebagai mahasiswa Universitas Indonesia (UI). Setelah 5 tahun berkuliah, Ani menjadi Sarjana Ekonomi. Setelah itu, barulah Dia melancong ke Negeri Paman Sam untuk mengambil gelar S2 dan S3 nya. Dia berkuliah di University of Illinois Urbana Champaign untuk meraih kedua gelar tersebut.
12. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Nadiem Makarim
Pada tahun 2002, Nadiem mengambil jurusan Hubungan Internasional di Brown University, Amerika Serikat. Nadiem sempat mengikuti pertukaran pelajar di London School of Economics. Setelah memperoleh gelar sarjana pada tahun 2006, tiga tahun kemudian mantan Bos Gojek tersebut mengambil pascasarjana dan meraih gelar Master of Business Administration di Harvard Business School.