SOLO - Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Jamal Wiwoho secara resmi menarik peserta kuliah kerja nyata (KKN) tematik integratif di Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Ada sekitar 178 orang mahasiswa peserta KKN tematik integratif yang ditempatkan di 12 desa di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Parang dan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan.
Baca Juga: Mahasiswa UNS KKN di Papua, Rektor Nyatakan Kondisinya Aman
Disampaikan Jamal, kegiatan KKN mahasiswa di luar kampus sebagai ajang untuk menimba ilmu yang secara teori didapatkan di dalam kampus. Di sini mahasiswa langsung belajar, mendapatkan ilmu baru langsung dari masyarakat yang beragam latar belakangnya.
"(KKN) Dalam kehidupan nyata ini adalah laboratorium kehidupan nyata. Kalau (di dalam) kampus itu laboratorium keilmuan," tandasnya.
Baca Juga: Kerusuhan di Papua Barat Dipicu Video Provokasi di Medsos
Sebelum terjun ke masyarakat, mahasiswa sudah dibekali oleh tim pendamping, dosen pendamping. Bahkan pihak kampus sebelum menerjunkan mahasiswa ke lapangan juga melakukan studi kelayakan. Daerah mana kemudian apa yang harus diberikan untuk daerah yang dituju.
"Mahasiswa akan diterjunkan dengan dibekali sesuai dengan kemampuan dan sesuai keadaan daerah yang akan dituju. KKN Tematik ini didesain tidak sama setiap daerah, sesuai dengan kebutuhan di daerah tersebut. Tentu kita survei dulu, agar nantinya tepat guna, tepat sasaran," tandasnya.