JAKARTA – Peneliti di Melbourne, Australia, telah membuktikan bahwa semakin sering orang tua membacakan cerita untuk anak sejak usia dini, semakin besar pula dampak positif pada kemampuan membaca dan berpikir anak.
Penelitian yang dilakukan The Melbourne Institute of Applied Economic and Social ini tidak hanya membuktikan hubungan sebab akibat antara frekuensi membaca anak-anak dan perkembangannya, tetapi juga mengukur manfaat membaca.
Anak usia 4-5 tahun yang membaca 3-5 kali seminggu memiliki kemampuan serupa dengan anak usia enam bulan di atasnya yang hanya membaca dua kali atau kurang dari itu dalam seminggu.
Baca Juga : Curhat Peserta UTBK : Tak Ada Kendala Teknis, Hanya Sulit Mengerjakan Soal
Kegiatan membaca yang dilakukan 6-7 kali dalam seminggu menempatkan anak-anak ini setahun lebih di depan dibanding mereka yang tidak membaca. Peneliti juga menemukan bahwa membaca bagi anak usia dini dapat mengasah perkembangan numerasinya.