Gandeng Pupuk Kaltim dan PTPN, IPB Wujudkan Pertanian 4.0

Feby Novalius, Jurnalis
Senin 22 April 2019 16:35 WIB
IPB (Foto: Dok. IPB)
Share :

JAKARTA - Dalam rangka mengembangkan Pertanian 4.0, Institut Pertanian Bogor (IPB) kini menggandeng BUMN, yaitu PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III, V,dan VII.

Pada hari ini telah dilakukan launching uji coba Pertanian 4.0 di demplot Unit Bekri PTPN 7 Lampung yang diresmikan oleh Rektor IPB Arif Satria, Dirut PTPN Holding yang diwakili oleh Direktur Pemasaran, Direktur Utama Pupuk Kaltim Bakir Pasaman, dan Direktur Utama PTPN 7 Hanugroho. Turut hadir komisaris PTPN Holding M.Syakir dan Deddy Fauzi El Hakim pada acara tersebut.

Baca Juga: IPB Duduki Top 100 Kampus Terbaik Versi QS World University Ranking

Tim IPB yang diketuai oleh Prof. Dr. Kudang B. Seminar berkolaborasi dengan Pupuk Kaltim telah menghasilkan sistem rekomender nutrisi (pupuk), yang diberi nama Precipalm (Precision Agriculture Platform for Oil Palm), berbasis pertanian presisi (precision agriculture) dengan menggunakan analisis citra yang ditangkap satelit Sentinel 2 untuk menentukan peta kandungan hara makro (N, P & K) dan memberikan rekomendasi pupuk sesuai keragaman dari peta hara di suatu perkebunan.

"Hal ini penting untuk meningkatkan akurasi dan efektivitas pemupukan di perkebunan sawit di PTPN. Seperti diketahui bahwa pemupukan adalah bagian dari proses produksi yang memerlukan biaya sangat tinggi. Dengan dikenalkan pemupukan presisi diharapkan tercipta pemupukan yang tepat sesuai kebutuhan tanaman, sehingga efisiensi bisa tercipta dan pembiayaan pemupukan bisa lebih dihemat,” ujar Arif Satria dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/4/2019).

Baca Juga: BKKBN Bersama IPB Turut Mansukseskan Making Indonesia 4.0

Untuk melakukan uji aplikasi lanjut dari Precipalm, IPB dan Pupuk Kaltim berkolaborasi dengan beberapa PTPN untuk melakukan Demplot di lokasi kebun PTPN dengan tujuan membandingkan dan mempelajari perbedaan hasil rekomendasi pupuk yang dihasilkan dari Precipalm dan hasil rekomendasi pupuk yang selama ini dilakukan di PTPN.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya