Baca Juga: Mahasiswa UGM Juarai Kompetisi Eksplorasi Tambang Emas
Sementara Menteri Retno LP Marsudi mengaku terkejut dengan penghargaan itu sebab selama ini penghargaan yang diterimanya selalu berkaitan dengan bidang perdamaian, pemberdayaan perempuan, dan kemanusiaan.
"Baru kali ini saya mendapatkan anugerah dari sebuah institusi pendidikan di bidang teknik, jadi ini adalah yang pertama dan anugerah ini menjadi luar biasa nilainya bagi saya, `maturnuwun sanget`," kata menteri kelahiran Semarang, Jawa Tengah ini.
Meski demikian, Retno mengakui bahwa aspek teknik dan industri nasional memang tidak terpisah dengan diplomasi. Selama ini industri diarahkan untuk mendukung industri 4.0 nasional agar mampu memasarkannya di mancanegara.
"Di dalam perundingan-perundingan bidang industri di situ selalu terdapat para diplomat kita, bagaimana saya berkolaborasi dengan Pak Airlangga untuk memberikan pelatihan bidang industri untuk Afganistan dalam rangka `peace building`," kata dia.
Baca Juga: Laboratorium Canggih Pertama Indonesia di UGM, Cek Keunggulannya