Pemerintah Cabut Izin 243 Perguruan Tinggi Swasta

Koran SINDO, Jurnalis
Rabu 20 Februari 2019 12:03 WIB
Menristekdikti Mohamad Nasir (Foto: Okezone)
Share :

Sebaliknya, pimpinan kampus secara maksimal memanfaatkan sumber daya yang disediakan untuk memajukan institusi. Di samping itu, kedua elemen tersebut membangun komunikasi yang baik dan harmonisasi. Dalam hal ini pimpinan kampus juga mematuhi aturan dan kesepakatan yang ada dan selalu bermusyawarah saat memunculkan pemikiran. ”Harmonisasi akan berdampak pada ketenangan dan kenyamanan dosen serta mahasiswa dalam mencetak prestasi,” ungkapnya. Dalam menjaga sinergi ini dosen fokus pada penguatan tridarma perguruan tinggi, melalui pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Bila perlu, melalui penelitian hadir beragam penemuan dan inovasi bermanfaat yang bisa melambungkan nama kampus. Dalam hal ini mahasiswa hanya fokus pada pengembangan diri dalam bidang kurikuler dan ekstrakurikuler. Termasuk mencetak beragam prestasi akademik maupun organisasi. ”Semua komponen ini amat menunjang penilaian kualitas kampus, khususnya akreditasi,” sebutnya. Salah satu mahasiswa kampus swasta di Padang, Yuwindi, menuturkan, masalah di kampus swasta ialah sulitnya akses memperoleh beasiswa dari instansi negeri.

Menurut Yuwindi, bila dibandingkan kampus negeri hal ini lebih sulit, meski kampus swasta itu tergolong favorit. ”Selain harmonisasi pengelola kampus, hubungan kerja sama dengan berbagai instansi pemerintahan harus dilakukan di PTS,” desaknya.

(Neneng Zubaidah/Okezone)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya