Untuk memulai kerja dengan startline, Anda perlu menulis daftar tugas yang harus diselesaikan. Kemudian, Anda bisa membuat perencanaan waktu memulai pekerjaan. Batasi diri Anda dengan memilih tiga pekerjaan untuk diselesaikan setiap hari. Anda bisa mengombinasikan pekerjaan sulit dan mudah sesuai kemampuan.
Anda bisa membagi setiap tugas ke dalam bagian-bagian kecil. Misalnya, Anda harus membuat laporan, maka akan ada pekerjaan memasukkan data hingga analisis. Lalu, Anda bisa fokus untuk merampungkan setiap tugas kecil agar bisa menyelesaikan keseluruhan pekerjaan besar.
Ingat, kita tidak bekerja dengan deadline, jadi Anda hanya perlu bekerja untuk menyelesaikan tugas harian sesuai rencana tanpa terpaku waktu. Tetapi, jika akhirnya Anda tidak berhasil menyelesaikan salah satu tugas, maka coba buat lagi startline baru untuk tugas tersebut.
Baca Juga: Menaker: Kerja Tak Boleh Biasa-Biasa Saja