JAKARTA - Kecerdasan muncul dalam berbagai bentuk: ada orang yang cerdas secara akademik, ada yang cerdas di medium kreatif, ada juga yang kecerdasan logisnya lebih terasah; mereka sama-sama pantas diapresiasi dengan setara. Semua jenis kecerdasan tersebut juga punya kelebihan masing-masing dalam mendukung perjalanan menuju kesuksesan.
Qerja.com mencatat, di dunia korporat, masih banyak pihak yang menuntut kandidat pegawainya memiliki IPK minimal di atas 3.00 dan kadang bahkan di atas 3.50. Bagi mereka yang kompeten namun karena alasan tertentu tidak memiliki IPK tinggi, hal ini mungkin terasa agak elitis dan kurang adil.
Mengapa IPK dianggap penting?
Suka tidak suka, nilai IPK adalah salah satu penilaian awal terhadap kompetensi teknis Anda sebelum Anda duduk di hadapan pewawancara. Nilai IPK yang tinggi diasumsikan menandakan Anda sukses memahami teori dan aplikasi jurusan Anda dengan baik. Untuk sejumlah posisi pekerjaan yang mengutamakan keahlian secara spesifik, hal ini bisa dibilang cukup penting.
Baca Juga:Askrindo Buka Lowongan Kerja Pegawai Kontrak, Tertarik?