“Kami tidak hanya dibimbing pada saat sebelum lomba saja, namun kami turut mendapatkan kata-kata motivasi yang membuat kami yakin sehingga bisa merebut juara 2,” pungkas Dewa salah satu anggota tim Fixed Wing
Ia pun berpesan, kepada mahasiswa agar jangan ragu dalam menjalani proses. Jika pun terdapat hambatan selama menjalaninya, hadapi semuanya dengan tanpa menyerah.
"Kita juga beberapa kali hampir menyerah, tapi akhirnya ya kita juga bisa. Jangan lupa bahwa faktor X tetap ada, Tuhan yang menentukan,” pungkas Dewa.
Ajang kompetisi pesawat nirawak tingkat dunia, TÜBİTAK International Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Competition ini di selenggarakan di Turki pada 20-23 September 2018.
(Rani Hardjanti)