(Baca juga: Kisah Ape, Mahasiswa yang Cinta Mati Organisasi)
Bukan mesin bor tiga dimensi saja, namun ia juga berhasil menemukan mesin amplas, meja gergaji potong dan meja penjepit kayu, serta mesin ragum.
"Dari semua yang saya ciptakan, bisa dipesan sebab jika digunakan untuk bahan praktik anak SMK bisa mempermudah mereka belajar, dan mesin penyedot debu juga saya ciptakan hanya menggunakan botol air mineral," katanya.
Nasrullah yang sudah mengabdi puluhan tahun sebagai guru seni ini, terus mengembangkan imajinasinya dalam bentuk peralatan praktis dan canggih.
"Ya kalau beli alatnya di pabrik jelas mahal, untuk itulah saya mencoba merekayasa sesuai isi kantong namun hasilnya tak kalah dengan alat buatan pabrik," pungkasnya.
(Susi Fatimah)