Kembangkan iFish, Mahasiswa Indonesia Raih Juara 1 se-Asia Pasifik

Elva Mustika Rini, Jurnalis
Selasa 05 Desember 2017 16:18 WIB
Foto: Dok UGM
Share :

JAKARTA – Tim iFish dari Universitas Gadjah Mada (UGM) boleh bangga setelah berhasil memperoleh juara 1 dalam ajang bergengsi Japan Global Problem Solver Challenge 2017 yang digelar oleh Cisco Networking Academic Asia Pacific.

Mereka adalah Anindityo Agung Baskoro (Teknik Mesin) Muhammad Nur Ardian (Teknik Mesin), Monika Sekar (Manajemen), dan Fajar Sidik Abdullah Kelana (alumnus Teknik Mesin) yang berhasil menyingkirkan 132 tim dari berbagai negara Asia Pasifik.

Kemenangan ini mereka peroleh berkat pengembangan iFish atau Internet of Fishery System. Pada kompetisi ini, seluruh peserta memang ditantang untuk mencari solusi dalam mengatasi permasalahan sosial di masyarakat menggunakan teknologi internet.

Ide mereka diterima ke dalam 5 besar dari total 133 gagasan yang masuk. Perolehan tersebut membuat mereka menjadi satu-satunya tim Indonesia yang melaju ke babak final.

“Di final, kami berkompetisi dengan 3 tim dari Filipina dan 1 tim dari Singapura mempresentasikan ide yang dikembangkan,” tutur salah satu anggota tim, seperti dilansir dari laman UGM, Selasa (5/12/2017).

Pengintegrasian teknologi akuakultur intensif dengan pertanian ikan lokal dalam sistem iFish dinilai dapat meningkatkan produktivitas perikanan.

Lebih jauh Fajar menjelaskan, iFish tersusun atas microbubble diffuser, submersible pump, mikrokontroler, dan ruter internet. Teknologi ini juga dilengkapi dengan tiga buah sensor, yakni sensor temperatur, sensor pH, dan sensor oksigen terlarut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya