Dari situ, Reza akhirnya mengetahui bahwa ia telah meraih nilai 344,24 untuk menempati posisi pertama.
Untuk rencana ke depan, Reza berharap bisa melanjutkan pendidikan tingginya di salah satu universitas terbaik di dunia seperti University of Oxford di Inggris. Tapi kalau ia gagal, ia akan bergabung di satu universitas India atau Turki.
Namun, untuk membiayai kuliah sendiri, Reza mengaku akan menggunakan dana dari sang ayah yang digabungkan dengan dana kumpulannya sendiri dari hasil penjualan karpet.
Sementara ayah Reza, Ewaz Mohammad merupakan pekerja di Departemen Kebersihan Kota Praja Kabul dan hanya menerima 6000 Afghani atau sekira Rp1,1 juta per bulan. Gaji tersebut juga digunakan untuk menghidupi tujuh anggota keluarganya.
(Susi Fatimah)