Konser seni budaya Indonesia ini diawali dengan penampilan musik barok Eropa khas abad ke-17, oleh Luigi Tufano dan kawan-kawan yang tampil menawan dengan permainan harpsichord, flute, dan violincelo.
Kelestarian musikal dan instrumen periode renaissance terekam baik dalam komposisi dari Girolamo Frescobaldi, Joseph Bodin de Boismortier, dan Leonardo Vinci. Musik barok yang menjadi cikal bakal instrumen klasik ini menjadi simbol pariwisata berkelanjutan.
Serangkaian kegiatan festival berlangsung selama dua hari yakni mulai 5 hingga 6 Juni. Panel-panel yang terdiri dari praktisi dan pakar pariwisata berkelanjutan Italia membahas strategi mewujudkan sistem usaha wisata yang ramah lingkungan dan sekitar.
Upaya promosi seni budaya dan kuliner Indonesia di Italia gencar dilaksanakan KBRI Roma melalui berbagai kegiatan guna menjaring lebih banyaknya wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia. Saat ini, jumlah turis Italia menunjukkan peningkatan setiap tahunnya, namun masih banyak ruang yang dapat dimanfaatkan guna menjadikannya pasar utama wisatawan mancanegara ke Indonesia. (afr)
(Susi Fatimah)