Dampak Full Day School, Siswa Terancam Tak Mengenal Lingkungan Sosial Budaya

Rus Akbar, Jurnalis
Kamis 11 Agustus 2016 09:08 WIB
Sekolah Uma di Dusun Tinambu , Desa Muntei , Kepulauan Mentawai. (Foto: Rus Akbar/Okezone)
Share :

Tarida menambahkan, konsep full day school cocok diterapkan di kota lantaran orangtua menghabiskan waktu dari pagi sampai sore untuk bekerja sehingga tidak bisa mengawasi anak-anak. Tapi di Mentawai tidak bisa. Anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu bersama dengan orangtuanya di rumah bersama dengan keluarga besar.

Konsep keluarga beda antara kota dan daerah. Di kota keluarga itu orangtua kandung terdiri ayah dan ibu, tapi kalau di Mentawai mereka tidak hanya ayah dan ibu tapi lingkungan keluarga besar, kerabat luas, dan harus berbaur untuk mengenal lingkungan alam budaya sosial.

"Pelajaran seperti itu tidak didapatkan di sekolah dengan kurikulum sekarang apalagi belajar akademik ada di sekolah belajar IPS, matematika dari pagi sampai sore, tapi budaya, alam sosial tidak mereka dapatkan itu di sekolah, jadi tidak tepat sekolah full day school," simpulnya. (ira)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya