JAKARTA - Melakukan penelitian bukanlah perkara mudah, apalagi bagi seorang dosen yang juga memiliki kesibukan beragam. Pengalaman melakukan penelitian juga coba dibagi oleh Rektor President University, Dr Jony Octavian Haryanto, SE, MM, MA dalam acara media briefing di The Polo Club, Jakarta, belum lama ini.
"Saat saya masih awal-awal menjadi dosen itu, saya mengirimkan sebanyak 50-an e-mail ke profesor di luar negeri," ungkapnya.
Dari puluhan e-mail yang ia kirim, hanya dua yang akhirnya mendapatkan balasan. "Dua itu saja satunya mengatakan tertarik tapi sibuk. Akhirnya saya bisa dapatkan satu profesor," ujarnya.
Bagi Jony, dosen-dosen Indonesia jangan pernah merasa takut untuk mengontak profesor di luar negeri guna melakukan kolaborasi dalam penelitian yang akan dijalankannya. "Saya kontak profesornya, saya sampaikan saya dari Indonesia dan ingin meneliti dengan topik apa, saja juga sampaikan bahwa bahwa profesor yang saya hubungi sesuai dengan bidang yang ingin saya teliti," paparnya.
Trik yang selalu dipegang oleh pria kelahiran 10 Oktober 1978 dalam melakukan penelitian adalah dengan melakukan kolaborasi. Menurutnya, negara-negara Asia saat ini menjadi negara yang “seksi”.
"Apalagi Indonesia kan di tahun 2030 nanti akan menjadi kekuatan baru. Banyak juga orang-orang dari Eropa maupun Amerika yang senang bisa melakukan kolaborasi penelitian bersama orang Indonesia," tambahnya. (afr)
(Rifa Nadia Nurfuadah)