"Tahun lalu kelas Kewirausahaan Ekonomi Islam berhasil mencapai omzet Rp365 juta untuk keseluruhan bisnis yang dilakukan dalam satu semester. Itu berarti rata-rata per kelompok sejumlah Rp13,5 juta," imbuhnya.
Melalui mata kuliah kewirausahaan ini, dia juga ingin berbagi ilmu pengetahuan dan informasi tentang dunia bisnis, khususnya bagi para wanita di kawasan eks lokalisasi Dolly.
"Kami harap, hal ini bisa membawa mahasiswa memiliki pola pikir tentang kerja keras dan pantang menyerah. Semoga dari kelas kewirausahaan dan bisnis Islam ini mahasiswa mampu meningkatkan kreativitas berbisnis dan berani mencapai target," tandasnya. (ira)
(Rifa Nadia Nurfuadah)