Hal serupa juga diutarakan oleh siswa SMAN 7 Purworejo, Hafidz Setiyadi yang berharap jumlah peserta pada SBMPTN CBT bisa ditingkatkan. Menurut Haifdz, peningkatan kuota peserta SBMPTN CBT bukan berarti mewajibkan semua siswa menggunakan sistem anyar ini.
"Sebab, belum tentu semua siswa di Indonesia ini terbiasa menggunakan komputer. Kasihan jika teman-teman belum terbiasa," tambah siswa kelahiran 17 September 1998 itu.
Ujian SBMPTN CBT sendiri akan digelar serentak dengan ujian berbasis kertas, yakni pada 31 Mei. Metode berbasis komputer tersebut hanya bisa dipakai oleh peserta kelompok ujian Saintek dan Soshum.
Ikuti try out online SBMPTN 2016 Okezone di laman: tryout.okezone.com pada 25 April-10 Mei. Ada hadiah menarik bagi peserta dengan nilai tertinggi, lho!
(Rifa Nadia Nurfuadah)