Amankan Kampus, Tak Cukup Andalkan Satpam

Iradhatie Wurinanda, Jurnalis
Kamis 28 Januari 2016 20:11 WIB
Mahasiswa beraktivitas di kampus. (Foto: dok. Okezone)
Share :

JAKARTA - Menciptakan kampus aman bukan perkara mudah. Pasalnya, meski setiap kampus memiliki banyak personel satuan pengamanan (satpam), tindak kejahatan masih saja dialami mahasiswa, bahkan di dalam lingkungan kampus.

Sebagai Rektor baru di Universitas Jambi, Johni Najwan mengatakan, keamanan mahasiswa merupakan salah satu prioritas. Oleh sebab itu, dia akan mengevaluasi sistem keamanan yang berjalan di kampusnya tersebut.

"Selama ini sudah ada resimen mahasiswa (menwa) dan satpam. Tapi tentu akan dievaluasi. Kami juga membangun kerjasama dengan TNI dan Polri," ujarnya kepada Okezone, belum lama ini.

Guru Besar Universitas Jambi tersebut mengungkapkan, keamanan kampus adalah tanggung jawab bersama. Jadi, tidak cukup jika hanya mengandalkan tenaga satpam.

"Satpam akan diefektifkan lagi. Di samping itu juga akan dibantu menwa dan seluruh civitas akademika Universitas Jambi. Karena tidak akan sanggup jika satpam saja," ucapnya.

Johni menuturkan, dia lebih memilih untuk melakukan tindakan preventif daripada represif, terutama menyangkut keamanan dan kenyamanan mahasiswa.

"Ibaratnya lebih baik mencegah daripada mengobati. Selama ini asuransi juga sudah berjalan, tetapi kalau tidak efektif akan segera dievaluasi," tandasnya.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya