JAKARTA - Seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Hendrawan harus meregang nyawa lantaran dirampok saat berada di kamar kosnya. Kejadian tersebut mendorong pihak kampus mengakifkan kembali asuransi mahasiswa untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemristekdikti Intan Ahmad menuturkan, di zaman yang sudah modern ini, asuransi memang dirasa penting. Apalagi saat ini biaya kesehatan cukup mahal.
"Beberapa kampus memang sudah menerapkan asuransi bagi para mahasiswa. Namun itu kembali lagi pada kebijakan kampusnya," ujar Intan kepada Okezone, Rabu (27/1/2016).
Intan menambahkan, mahasiswa juga perlu diberi tahu pentingnya memiliki asuransi. Agar pada saat-saat yang membutuhkan mereka bisa terlindungi.
"Awareness tentang perluya asuransi pada mahasiswa itu penting dan harus diketahui," tambahnya.
Belum lama ini salah satu mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta bernama Hendrawan tewas dibunuh perampok di kosannya, Jalan H Abdul Gani, RT 01/RW 03, Cempaka Putih, Ciputat, Tangerang Selatan. UIN Jakarta sendiri sudah memiliki asuransi di berbagai angkatanya dan berencana mengaktifkan kembali asuransi bagi 25 ribu mahasiswa aktif saat ini. (afr)
(Rifa Nadia Nurfuadah)