Setelah tahapan ini, Panitia Nasional melalui sistem, membuat pemeringkatan siswa berdasarkan nilai mata pelajaran yang menjadi mata uji dalam Ujian Nasional (UN) 2016 pada semester tiga, empat dan lima. Hasil pemeringkatan tersebut, beserta pertimbangan ketentuan akreditasi sekolah, akan memperlihatkan siswa mana saja yang memenuhi syarat pendaftaran SNMPTN 2016.
Tahapan berikutnya setelah pengisian dan verifikasi data PDSS adalah pendaftaran SNMPTN 2016. Periode pendaftaran dijadwalkan pada 29 Februari- 12 Maret. Selanjutnya, sepanjang 24 Maret hingga 8 Mei, 78 perguruan tinggi negeri (PTN) peserta SNMPTN 2016 akan menyeleksi berkas calon mahasiswa yang masuk.
Pada seleksi, panitia di setiap PTN akan menggunakan berbagai indikator penilaian. Dua di antaranya adalah indeks integritas sekolah dan proporsi kuota pada masing-masing seleksi masuk PTN.
Alokasi kuota penerimaan mahasiswa baru melalui SNMPTN 2016 sendiri diturunkan menjadi minimal 40 persen. Sedangkan pada SBMPTN kuotanya tetap, yaitu minimal 30 persen. Dan penambahan kuota diberikan untuk jalur ujian mandiri (UM) menjadi maksimal 30 persen.
(Rifa Nadia Nurfuadah)