Cara Tampil Maksimal di Interview Kerja

, Jurnalis
Minggu 06 September 2015 06:09 WIB
Suasana interview kerja. (Foto: dok. Okezone)
Share :

"Saya pernah mewawancarai kandidat untuk peran penjualan pada tahap awal start up. Aku benar-benar menyukai dia, dan wawancara berjalan dengan baik. Saya ingin mempekerjakan dia. Tapi ketika saya bertanya di mana lagi dia diwawancarai, dia mengatakan kepada saya bahwa dia gembira tentang pekerjaan keuangan di Microsoft. Huh? Saya bingung. Kita harus berbicara. Dan itu jelas bahwa dia tidak tahu apa yang dia inginkan," papar Mira Zaslove.

Tidak masalah jika Anda melakukan wawancara untuk beberapa jenis peluang, namun tidak memberitahu pewawancara Anda sebegitu gamblangnya. Jauhkan jawaban Anda fokus pada kesempatan dan perusahaan yang mewawancarai Anda pada saat itu.

Adakah pertanyaan untuk saya?

Sebuah wawancara yang baik adalah percakapan yang melibatkan kedua belah pihak. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah posisi tersebut cocok. Jika calon pegawai tidak ada pertanyaan, mereka kehilangan kesempatan. Selain itu, sikap tersebut juga memperlihatkan bahwa mereka tidak tertarik, atau percaya bahwa mereka sudah tahu segala sesuatu tentang posisi yang dilamarnya.

Jangan mengajukan pertanyaan hanya demi dianggap bertanya. Ini menjengkelkan bagi pewawancara ketika seseorang mengajukan pertanyaan yang sudah dijawab, atau terang-terangan tidak relevan, hanya karena mereka memiliki merasa sudah siap. Mengajukan pertanyaan akan menunjukkan Anda benar-benar tertarik untuk belajar lebih banyak tentang pekerjaan, peran, dan perusahaan. Gunakan kesempatan untuk mengakhiri wawancara sebaik-baiknya.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya