"Kematian suri" Pramuka bisa kita lihat di SMAN 4 Jakarta. Guru Geografi dan Pembina Pramuka di SMAN 4 Jakarta, Muhamad Salamun menjelaskan, ekskul ini hidup terakhir kali pada sekira 1999. Karena tidak ada peminat, ekskul Pramuka pun tidak lagi hidup.
Salah satu penyebab minimnya peminat Pramuka, tutur Salam, adalah anggapan bahwa ekskul ini jadul alias kuno. Sebab, siswa SMA biasanya melihat Pramuka di jenjang siaga (SD) dan penggalang (SMP).
"Padahal untuk SMA itu kegiatannya lebih mengarah pada pengembangan diri, misalnya bagaimana mengelola dan membuat acara," ujarnya.
Tidak hanya itu, perspektif para guru tentang Pramuka juga turut menyumbang menyusutnya peminat kegiatan tersebut di sekolah. Salam mengungkapkan, banyak guru menilai Pramuka sebagai kegiatan yang melelahkan.