Pilihan menjadi mahasiswa kupu-kupu juga diambil Mohammad Reyhan. Jarak dari rumah ke kampus yang cukup jauh membuat mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) ini tidak aktif berorganisasi di kampus. Setiap hari, Reyhan menempuh perjalanan sekira dua jam guna mencapai kampusnya di Depok dari rumahnya di Bekasi.
"Jadi keburu capek di jalan, enggak ada waktu untuk ikut organisasi," kata Reyhan.
Meski begitu, Reyhan mengaku cukup menikmati menjadi mahasiswa kupu-kupu. Reyhan merasa, sebagai mahasiswa kupu-kupu, dia tidak memiliki banyak beban dan tanggung jawab.
"Aku jadi tenang kuliah karena enggak terbebani dengan tugas-tugas organisasi. Jadi kuliah juga lebih fokus. Setelah selesai kuliah langsung pulang," tuturnya.
Cowok yang menekuni jurusan Akuntansi itu juga menyebut, masa liburan adalah waktu paling menyenangkan sebagai mahasiswa kupu-kupu. Sebab, dia tidak perlu terganggu dengan urusan organisasi. Selain itu,