Pertama-tama , jamur tiram dibersihkan, lalu direbus bersama kayu manis untuk menghilangkan aroma tidak sedap. Setelah matang, jamur dihaluskan dan direbus kembali dengan susu segar sapi.
Kemudian, masukkan tepung, maizena dan gula pasir sesuai dengan kebutuhan. Aduk hingga merata sambil ditambahi essens perasa. Tambahkan juga pewangi vanila.
Setelah matang, tuangkan adonan es krim ke dalam kemasan plastik. Kemudian, masukan ke dalam lemari es hingga membeku dan siap disajikan.
Setiap hari, mereka mampu membuat 300 bungkus es krim. Satu bungkus dijual dengan harga Rp2.000. Selama sebulan, rata-rata mereka menghasilkan omset Rp5-6 juta. Tidak hanya membantu uang kuliah par qa pembuatnya, inovasi es krim jamur tiram ini juga menyabet penghargaan program wirausaha dari kopertis setempat.
(Rifa Nadia Nurfuadah)