Ketiga, warga diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, khususnya apabila abu cukup pekat. Selain itu, warga diminta membersihkan abu dengan membasahinya terlebih dahulu agar partikel tidak kembali beterbangan.
Terakhir, masyarakat diminta memantau informasi resmi terkait perkembangan erupsi dan sebaran abu vulkanik.
"Kami meminta warga Jakarta untuk memantau informasi dari kanal resmi pemerintah pusat, BMKG, Badan Geologi Kementerian ESDM, BPBD, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dengan baik," tuturnya.
Sementara itu, warga yang mengalami gejala penyakit pernapasan atau gangguan penglihatan yang memburuk diminta segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat.
"Tetap waspada, lindungi diri dan keluarga. Mari bersama-sama jaga Jakarta dengan menjaga diri kita sendiri-sendiri dari abu vulkanik," ujarnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik