JAKARTA — Kepedulian terhadap laut ternyata bisa tumbuh dari kebiasaan sederhana di ruang kelas. Di SD Negeri Sarang Tiung, Kotabaru, Kalimantan Selatan, para siswa yang sebelumnya harus berulang kali diingatkan untuk membuang sampah pada tempatnya kini mulai mengambil peran dengan saling mengingatkan agar lingkungan tetap bersih.
Perubahan itu dirasakan langsung oleh para guru. Bukan lagi hanya guru yang mengingatkan, para siswa mulai berani menegur teman yang membuang sampah sembarangan. Kebiasaan tersebut bahkan perlahan dibawa ke lingkungan rumah.
"Sekarang, malah murid yang saling mengingatkan untuk tidak buang sampah sembarangan. Mereka berani menegur temannya, bahkan membawa kebiasaan baik ini ke rumah mereka," ujar guru SDN Sarang Tiung, Kusriati.
SDN Sarang Tiung merupakan salah satu dari 61 sekolah pesisir yang mengikuti program Ocean LiteraSEA. Melalui program ini, kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya disampaikan melalui teori. Anak-anak diajak mengenal laut, memahami persoalan lingkungan, serta membangun kebiasaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Perubahan perilaku yang terlihat di SDN Sarang Tiung menjadi salah satu target Ocean LiteraSEA. Meski dimulai dari tindakan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, kebiasaan tersebut dinilai dapat menjadi langkah awal untuk menjaga ekosistem laut dalam jangka panjang.