Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina, Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif

Djanti Virantika , Jurnalis-Jum'at, 12 Juni 2026 |11:42 WIB
HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina, Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif
MNC University dan Universitas Paramadina gelar studi banding. (Foto: MNC University)
A
A
A

JAKARTA – Himpunan Mahasiswa Program Studi Sains Komunikasi dan Desain Komunikasi Visual (HIMA PUSAKA) MNC University gelar studi banding bersama Himpunan Mahasiswa DKV Rupakapala Universitas Paramadina. Kegiatan studi banding itu berlangsung pada Rabu 10 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa kedua perguruan tinggi untuk memperluas wawasan organisasi, bertukar pengalaman, serta memperkuat jejaring. Hal itu berguna mengembangkan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang komunikasi dan industri kreatif.

MNC University

1. Gelar Studi Banding

Acara studi banding diawali dengan sambutan dari perwakilan kedua himpunan. Di antaranya, ada Ketua Pelaksana Studi Banding Zahira, Ketua Regional Hima Rupakapala Cikarang Kayla, Ketua Umum Hima Rupakapala Nauval, Ketua Umum HIMA PUSAKA Nurul, serta Pembina HIMA PUSAKA MNC University, Febrianto Sapto Dewo, S.Sn., M.Ds.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi pengenalan program kerja, struktur organisasi, serta diskusi antaranggota himpunan. Selain itu, peserta mengikuti talkshow bertajuk “Creative Leadership: Share & Connect” yang menghadirkan Dekan Fakultas Industri Kreatif MNC University, Iwan Gunawan, serta Dosen Universitas Paramadina, Lyscha Novitasari, sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Iwan menyampaikan bahwa industri kreatif saat ini membutuhkan lebih dari sekadar individu kreatif. Dia juga menjelaskan sosok yang mampu mengarahkan ide menjadi inovasi yang memiliki dampak.

“Industri kreatif membutuhkan creative leader yang mampu menggabungkan kreativitas, kemampuan kolaborasi, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI). Kreativitas harus mampu menghasilkan nilai dan solusi,” jelasnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement