Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Identitas Skandal Riset Palsu Terungkap, Mendikti: 4 Orang Lulusan S1 UNY

Felldy Utama , Jurnalis-Selasa, 02 Juni 2026 |18:31 WIB
Identitas Skandal Riset Palsu Terungkap, Mendikti: 4 Orang Lulusan S1 UNY
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI, Brian Yuliarto. (Foto: Felldy Utama/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Identitas peneliti yang diduga terlibat dalam kasus dugaan penggunaan riset palsu dalam forum ilmiah dunia yang belakangan ramai diperbincangkan akhirnya terungkap. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI, Brian Yuliarto, yang membeberkannya.

Mendikti Brian Yuliarto menyebut bahwa ada 4 orang yang terseret dalam kasus dugaan penggunaan riset palsu tersebut. Keempatnya merupakan lulusan S1 dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Mendiktisaintek

"Bahwa benar empat orang itu, tadi seperti yang ditanyakan, bahwa benar empat orang itu lulusan S1-nya adalah UNY (Universitas Negeri Yogyakarta)," kata Menteri Brian dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

1. Investigasi Awal

Brian menjelaskan bahwa identitas para terduga pelaku ini terungkap dari hasil investigasi awal yang telah dilakukan oleh Irjen Kemendiktisaintek. Pihak Mendikti juga telah dikoordinasikan dengan UNY.

Lebih lanjut, Brian mengatakan bahwa keempat terduga pelaku tersebut menempuh jalur pendidikan S2 di perguruan tinggi yang berbeda-beda. Di sisi lain, Brian memastikan keempatnya bukan merupakan dosen atau memiliki afiliasi dengan perguruan tinggi.

"Sehingga tentu secara administrasi, kita tidak memiliki payung hukum untuk penanganan dan memproses lebih lanjut," ujar Brian.

 

2. Mencoreng Nama Baik Penelitian Indonesia

Meski begitu, Brian memastikan bahwa secara etika apa yang dilakukan para pelaku telah mencoreng nama baik penelitian di Indonesia. Padahal, masih banyak juga peneliti Indonesia yang sangat kredibel dan memiliki dedikasi tinggi.

"Sehingga kami tetap akan memproses, bapak ibu sekalian,” ujar Brian.

“Dari tim hukum kami sedang mencari celah apa yang bisa digunakan untuk melakukan proses tindakan hukum lebih lanjut," pungkasnya.

(Djanti Virantika)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement