Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak?

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Selasa, 28 April 2026 |17:08 WIB
Kenapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak?
Kenapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak? (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Kenapa kereta api tidak bisa berhenti mendadak? Kereta api merupakan salah satu moda transportasi yang banyak diminati masyarakat, khususnya di Pulau Jawa. Selain menawarkan kenyamanan dan harga yang relatif terjangkau, perjalanan dengan kereta juga cenderung lancar tanpa terhambat kemacetan seperti di jalan raya. Tidak heran jika kereta menjadi pilihan utama untuk perjalanan antarkota, baik untuk keperluan pekerjaan, liburan, maupun mengunjungi keluarga.

Agar perjalanan tetap aman dan nyaman, penting untuk memahami beberapa prinsip dasar cara kerja kereta api. Salah satu hal yang sering menimbulkan pertanyaan adalah alasan kereta tidak bisa berhenti secara tiba-tiba seperti kendaraan lain. Dengan memahami hal ini, kamu bisa lebih mengerti bagaimana sistem operasional kereta serta hal-hal yang perlu diperhatikan selama perjalanan.

Dengan pemahaman tersebut, kamu bisa lebih siap saat bepergian menggunakan kereta, mulai dari membeli tiket hingga merencanakan perjalanan ke berbagai kota di Pulau Jawa. Kini, pemesanan tiket pun semakin mudah dilakukan secara online sehingga perjalanan bisa direncanakan dengan lebih praktis dan efisien.

7 Penyebab Kenapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak

Kereta api memang tidak dapat berhenti secara mendadak seperti kendaraan di jalan raya. Oleh karena itu, penumpang harus mengikuti jadwal yang sudah ditentukan. Berikut beberapa alasan utamanya:

1. Bobot Kereta yang Sangat Besar

Kereta api terdiri dari rangkaian gerbong dengan berat yang sangat besar, bahkan bisa mencapai ratusan hingga ribuan ton. Berat ini berasal dari struktur kereta yang kokoh, serta muatan penumpang dan barang di dalamnya. Saat melaju, bobot tersebut menghasilkan momentum yang sangat kuat sehingga sulit dihentikan secara cepat seperti kendaraan ringan.

Karena itu, kereta membutuhkan jarak pengereman yang panjang agar bisa berhenti dengan aman. Jika dipaksakan berhenti secara tiba-tiba, tekanan besar bisa membuat sistem rem tidak bekerja optimal. Hal ini berisiko menyebabkan roda selip atau bahkan keluar dari rel, yang tentu membahayakan keselamatan.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement