Lebih jauh Rustan menambahkan, komunitas ini berkomitmen menjadi pintu bagi teman-teman tunanetra untuk merasakan dunia dan bergembira menikmati alam.
Lebih jauh lagi, komunitas juga ingin membuka mata dan memberikan penyadaran bahwa akses, kebersamaan dan keberanian bisa menciptakan pengalaman yang setara bagi semua: teman awas maupun teman tunanetra.
"Walaupun scuba diving ini belum dilakukan di laut, namun kegiatan ini memiliki simbol penting: bahwa rekreasi dan aktivitas bahari dapat disediakan untuk semua orang. Dengan desain yang tepat dan kesadaran terhadap keselamatan, scuba diving dapat menjadi bagian dari dunia wisata inklusif di Indonesia. Ini adalah wujud nyata perayaan keberagaman, kesempatan, dan kesetaraan bagi semua," katanya menegaskan.
(Khafid Mardiyansyah)