Meski secara umum kelas Bahasa Indonesia diselenggarakan secara daring, KBRI Canberra juga suka mengumpulkan mereka untuk temu darat. “pada tahun lalu, para peserta kelas Bahasa Indonesia dijamu makan malam di rumah Duta Besar RI. Mereka bertemu darat, dan mempertunjukan kemampuan berbahasa Indonesia di depan Duta Besar RI dan Atdikbud. Hal ini sangat menyenangkan dan membuat peserta semakin bersemangat dalam belajar Bahasa Indonesia”, jelas Les Boag.
Kelas Bahasa Indonesia secara hybrid di Pusat Kebudayaan Indonesia diikuti oleh 15 orang peserta. Selain melatih percakapan, para peserta juga menikmati makanan Indonesia berupa nasi goreng dan bakso. Di bimbing oleh ibu Betsi dan ibu Yuni selaku pengajar, para peserta juga belatih Bahasa Indonesia melalui lagu-lagu. Merekapun menikmati kelas Bahasa Indonesia dengan berkarouke bersama.
Para peserta daring maupun luring tampak bersemangat bercakap-cakap dalam Bahasa Indonesia. Ketty dari Sydney menjelaskan tentang dirinya dalam Bahasa Indonesia. Ketty mengaku senang dengan Indonesia, khususnya Bandung. Sementara Stuward, peserta dari Canberra mengatakan dirinya sudah cukup lama belajar Bahasa Indonesia. “Saya senang lagu-lagu Indonesia, dan sambil mendengarkan lagu Indonesia saya coba belajar Bahasa Indonesia untuk lebih mengerti isinya”, tutur Stuward
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik