Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inovasi Keren Karya Mahasiswa, Ciptakan Lampu Peringatan Gempa

Avirista Midaada , Jurnalis-Sabtu, 30 September 2023 |11:10 WIB
Inovasi Keren Karya Mahasiswa, Ciptakan Lampu Peringatan Gempa
Mahasiswa UB Malang ciptakan lampu siaga gempa (Foto: Avirista Midaada)
A
A
A

MALANG - Tak usah panik saat gempa. Tetap tenang sambil melihat situasi dan kondisi. Sebelum terjadinya gempa, kini ada lampu siaga peringatan gempa.

Temuan itu merupakan karya 4 mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang sebagai sistem peringatan dini. Inovasi kampu yang diberi nama LAGA GEMPA (Lampu Siap Siaga Gempa) ini menjadi bagian peringatan dini di zona rawan gempa.

 BACA JUGA:

Ketua tim Yusuf Yuaniar menjelaskan, temuan ini dapat membantu masyarakat agar dapat menyelamatkan diri lebih cepat dari bahaya gempa bumi. Di mana dengan adanya lampu siap siaga gempa ini mampu mengurangi resiko korban jiwa.

“Dengan bunyi alarm yang bisa menjangkau dua sampai tiga kamar tidur. Dengan begitu, korban jiwa akibat bencana gempa bumi dapat terkurangi,” kata Yusuf Yuaniar, dikutip Sabtu (30/9/2023).

Alat ini juga dapat digunakan sebagai lampu tidur dengan warna warm white, dengan desain berbentuk prisma trapesium dapat menambah estetika ruangan. Selain itu baterai lampu siap siaga gempa ini juga bisa diisi ulang dengan kapasitas baterai Li-ion 18.650, dan diklaim lebih hemat tenaga.

“Memiliki daya 13.000mAh alat ini dapat menyala seharian penuh dan dapat diisi ulang dayanya selama delapan jam,” ujarnya.

Inovasi ini diikutsertakan dalam Program Kreativitas Mahasiswa yakni Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia. Inovasi dari empat mahasiswa Fakultas Teknik (FT) yakni Yusuf Yuaniar, Cyril Wahyu Dwi Anugrah Prodi Teknik Elektro, M. Fajar Arif Prodi Teknik Elektro, dan Deca Melani Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota, ini berhasil mendapatkan pendanaan dan saat ini sedang dalam tahap pemasaran penjualan produk LAGA GEMPA. 

“Alat ini sudah dipasarkan melalui instansi pendidikan, rumah kos, dan daerah rawan gempa bumi. Lokasi tersebut memerlukan sebuah peringatan pertama guna mitigasi bencana gempa bumi,” kata dia 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement