Dalam proses pembuatan mobil secara keseluruhan, menurut Ale, tim Anargya ITS memiliki strategi tersendiri dalam memanajemen tim. Antara lain media marketing, finance, sponsorship, human resource, hingga team structure yang dapat mengontrol kerja tim secara mikro.
“Selain itu, dalam procurement atau pengadaan barang, tim kami juga meraih skor tinggi dalam manajemen pengadaan barang, clarity and consistency, dan alokasi anggaran,” ucap Ale.
BACA JUGA:
Terakhir, mahasiswa asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut berharap kesuksesan Anargya ITS dalam ajang Pi EV 2023 ini dapat membuat timnya terus belajar dan berkembang. Tak hanya itu, ajang ini juga merupakan batu loncatan Tim Anargya ITS dalam mempersiapkan berbagai perlombaan yang akan diikuti ke depannya.
"Khususnya FSAE Japan 2023 yang akan diselenggarakan akhir Agustus nanti," katanya.
(Marieska Harya Virdhani)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik