Namun jika sudah terlanjur dipaksa untuk masuk sekolah pilihan orang tua, Leanmunuk menyarankan siswanya untuk mengambil ekstrakurikuler sesuai minat sang anak.
"Disekolah itu ada ekstrakurikuler memfasilitasi anak-anak mungkin ketika selain belajar, mereka bisa menyalurkan bakat-bakat di ekstrakurikuler," ujarnya.
Dengan demikian,dia berpesan kepada usia-usia milenial untuk menjadikan sekolah dan belajar menjadi tekad atau motivasi untuk meraih kesuksesan. Sebab masa depan, kata Leanmunuk itu ditentukan dari bagaimana anak-anak ini berpendidikan agar tidak sia-sia belajar.
"Jadi harus ditumbuhkan semangatnya, orang tua dan guru pasti sudah maksimal. Tinggal bagaimana anak-anak ini memotivasi dirinya sendiri untuk mau belajar karena tantangan di depan itu akan lebih sulit lagi," tuturnya.
"Tujuan utama belajar itu apa tanyakan pada diri sendiri, saya belajar ini tuh buat apa? saya masuk di sini di sekolah ini tuh buat apa? motivasi-motivasi yang harus dimunculkan dari diri sendiri," tutur dia.
(Awaludin)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik