Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kepsek SMK Nuansa Bogor Sebut Motivasi Jadi Solusi Turunkan Angka Pengangguran

Widya Michella , Jurnalis-Sabtu, 15 Juli 2023 |00:40 WIB
 Kepsek SMK Nuansa Bogor Sebut Motivasi Jadi Solusi Turunkan Angka Pengangguran
Kepsek SMK Nuansa Bogor, Leanmunuk T Soblely (foto: dok MPI)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Sekolah SMK Nuansa Bogor, Leanmunuk T Soblely mengatakan, sejumlah orang tua kerapkali masih memaksa sang anak untuk masuk ke sekolah pilihannya. Padahal menurutnya keinginan dan minat sangat dibutuhkan untuk masa depan sang anak.

"Ada yang seperti itu orang tua yang memaksakan Anaknya sekolah di satu sekolah yang orang tuanya yang suka. Padahal anaknya ngga suka jadi menjadi keterpaksaan anak," kata Leanmunuk dalam podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia yang disiarkan melalui akun YouTube Partai Perindo, Jumat (14/7/2023).

Dia mengatakan, karena sudah terlanjur dipaksa sang anak seringkali kehilangan motivasi belajarnya. Sehingga mereka lulus dan belajarnya menjadi sia-sia.

Diketahui berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat pengangguran terbuka di Indonesia lulusan SMK menyumbang paling banyak 9,60% per Februari 2023. Menurutnya hal itu dikarenakan banyak pesaing-pesaing dari SMK bahkan jenjang lainnya.

Oleh karena itu, sekolah lanjutnya harus berperan aktif dalam memberikan motivasi anak-anak muridnya. Hal ini agar siswa lebih terarah dan lebih mengetahui akan cita-citanya di masa depan.

"Kami yang sekolah harus berperan aktif dengan anak supaya bisa menambah apa yang memotivasi mendorong anak-anak untuk sudah yang sekolah disini untuk tetap sekolah disini. Biar dikasih arahan tetap semangat sekolahnya gitu kan karena semuanya itukan buat mereka masa depan juga," katanya.

Namun jika sudah terlanjur dipaksa untuk masuk sekolah pilihan orang tua, Leanmunuk menyarankan siswanya untuk mengambil ekstrakurikuler sesuai minat sang anak.

"Disekolah itu ada ekstrakurikuler memfasilitasi anak-anak mungkin ketika selain belajar, mereka bisa menyalurkan bakat-bakat di ekstrakurikuler," ujarnya.

Dengan demikian,dia berpesan kepada usia-usia milenial untuk menjadikan sekolah dan belajar menjadi tekad atau motivasi untuk meraih kesuksesan. Sebab masa depan, kata Leanmunuk itu ditentukan dari bagaimana anak-anak ini berpendidikan agar tidak sia-sia belajar.

"Jadi harus ditumbuhkan semangatnya, orang tua dan guru pasti sudah maksimal. Tinggal bagaimana anak-anak ini memotivasi dirinya sendiri untuk mau belajar karena tantangan di depan itu akan lebih sulit lagi," tuturnya.

"Tujuan utama belajar itu apa tanyakan pada diri sendiri, saya belajar ini tuh buat apa? saya masuk di sini di sekolah ini tuh buat apa? motivasi-motivasi yang harus dimunculkan dari diri sendiri," tutur dia.

(Awaludin)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement