JAKARTA - Masa-masa ujian bagi anak sekolah ataupun mahasiswa biasanya menjadi momen yang menegangkan. Ditambah dengan takut tidak bisa menjawab pertanyaan, hingga takut gagal dan akhirnya tidak lulus. Tak jarang pula siswa maupun mahasiswa yang merasa putus asa karena tidak paham dengan materi ujian yang diberikan karena kurangnya persiapan, kesalahan dalam belajar, dan faktor lainnya.
Kali ini, salah satu konten kreator edukasi, Danang Giri Sadewa, akan menyampaikan beberapa faktor yang membuat seorang siswa tidak optimal bahkan gagal dalam ujian.
“Sebenernya alasan pertama adalah alasan klasik, kita kurang persiapan. Kurangnya persiapan ini biasanya dilatarbelakangi oleh kebiasaan kita menunda-nunda pekerjaan atau menunda-nunda belajar. Orang yang stres itu bukan gara-gara dia kebanyakan pekerjaan terus dia gak bisa menyelesaikannya, tetapi gara-gara dia menunda pekerjaannya,” ujar Danang.
Dari situasi tersebut, dapat diambil pelajaran bahwa seorang siswa harus bisa menjadwalkan kapan harus belajar, kapan harus latihan soal, hingga kapan harus evaluasi.
Hal selanjutnya yang dapat membuat ujian gagal adalah kurangnya persiapan. Mulai dari kurangnya persiapan materi dan kesiapan mental.
“Ujian itu tidak semata-mata kita ngomongin kepintaran otak aja, tapi kita juga harus manage kesiapan mental kita. Siap atau tidak siapnya kita dalam hal mental itu berpengaruh besar sama ujian,” ungkap Danang.