Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengertian Pluralisme yang Kerap Ditemui dalam Kehidupan Sehari-hari

Insan Kamil Rizqilillah , Jurnalis-Selasa, 03 Januari 2023 |17:27 WIB
Pengertian Pluralisme yang Kerap Ditemui dalam Kehidupan Sehari-hari
Ilustrasi/webpages.scu.edu
A
A
A

JAKARTA - Pluralisme terdiri dari dua kata yaitu plural yang berarti beragam dan isme yang berarti paham.

Pengertian secara luas, pluralisme merupakan paham yang menghargai perbedaan dalam suatu masyarakat dan memperkenankan kelompok yang berbeda tersebut untuk tetap menjaga keunikan budayanya masing-masing.

Secara sederhana pluralisme merupakan sebuah pemahaman guna menghargai adanya perbedaan di tengah masyarakat.

Kerukunan di tengah perbedaan bisa terwujud apabila setiap individu bisa mengamalkan sikap toleransi dan mengerti betul tentang pluralisme.

Selain itu, dalam konsep pluralisme ini, kelompok-kelompok yang berbeda memiliki kedudukan yang setara.

Tidak ada yang menguasai atau mendominasi antar kelompok.

Salah satu negara yang menerapkan konsep pluralisme yaitu Indonesia. Indonesia sendiri merupakan negara yang memiliki berbagai ras dan etnis.

Oleh karena itu, pluralisme diterapkan supaya masyarakat saling menghargai satu sama lain dan guna meminimalisir terjadinya konflik di dalam masyarakat.

Suku, ras, dan etnis yang terdapat di Indonesia memiliki kedudukan hukum yang sama dan tidak ada pembedaan sedikitpun.

Maka inti dan dasar pluralisme adalah kesediaan masyarakat Indonesia untuk hidup berdampingan.

Pengertian pluralisme menurut para ahli

1. Anton M. Moeliono

Amton M. Moeliono berpendapat bahwa pluralisme adalah sesuatu yang bisa memberikan makna jamak atau ganda dari segi kebudayaan yang berbeda di dalam masyarakat.

Landasan dasar terciptanya pluralisme adalah rasa hormat terhadap nilai kebudayaan lain dan sikap untuk saling menghargai.

2. Santrock

Menurut Santrock pluralisme merupakan suatu tindakan penerimaan setiap individu yang berpendapat bahwa perbedaan budaya harus tetap dipertahankan dan dihargai keberadaannya.

3. Webster

Webster menjelaskan bahwa pluralisme merupakan suatu keadaan sosial yang hadir di dalam keberagaman agama, ras, dan etnis yang mempertahankan tradisi berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.

4. Gerald O’Collins & Edward G. Farrugia

Menurut Gerald O’Collins & Edward G. Farrugia pengertian pluralisme adalah cara pandang fisiologis yang tidak menggambarkan semua prinsip maupun keyakinan pribadi.

Akan tetapi, ketersediaan untuk bisa menerima berbagai macam perbedaan atau keragaman yang ada. Ruang lingkup dari pluralisme menurut Gerald O’Collins & Edward G. Farrugia adalah politik, budaya, dan agama.

(Natalia Bulan)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement