Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beasiswa Pemuda Tangguh untuk 13 Ribu Pelajar SMA di Surabaya Telah Cair

Antara , Jurnalis-Jum'at, 16 Desember 2022 |17:14 WIB
Beasiswa Pemuda Tangguh untuk 13 Ribu Pelajar SMA di Surabaya Telah Cair
Sejumlah pelajar SMA mengambil buku tabungan Beasiswa Pemuda Tangguh di Gedung GNI Bubutan, Kota Surabaya, Jumat (16/12/2022)/Antara
A
A
A

SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur mencairkan Beasiswa Pemuda Tangguh untuk 13 ribu pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat di Kota Pahlawan pada Desember 2022.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan saat ini 8 ribu buku tabungan telah dibagikan kepada para pelajar setempat.

"Penyaluran buku tabungan sudah dilakukan sejak satu bulan yang lalu. Dan sekarang ini masih terus berjalan," kata dia dikutip dari Antara, Jumat (16/12/2022).

Dia menjelaskan teknis penyaluran buku tabungan tersebut, yakni pertama, data penerima bantuan pendidikan tersebut dikirim ke Bank Jatim untuk dicetakkan buku tabungan.

Setelah tercetak, murid akan diundang untuk mengisi formulir dan menandatangani kelengkapan administrasi serta menerima buku tabungan.

"Jadi murid tinggal datang sekali, tanda tangan dan sudah mendapatkan buku tabungan Bank Jatim. Untuk pengambilannya kita pusatkan di Gedung GNI (Gedung Nasional Indonesia) Bubutan," kata dia.

Kepala Bidang Kepemudaan Disbudporapar Kota Surabaya Yanuar Hermawan menyampaikan dalam buku tabungan terdapat saldo Rp200 ribu per bulan untuk bantuan pendidikan siswa.

Bantuan pendidikan tersebut dapat digunakan membeli kebutuhan sekolah.

"Bantuan pendidikan ini diberikan kepada pelajar SMA/SMK sederajat dari keluarga tidak mampu," kata dia.

Dia mengatakan pelajar penerima bantuan ini sebelumnya telah mendaftar program Beasiswa Pemuda Tangguh.

Dari data pendaftaran tersebut, kemudian disinkronkan dengan data kemiskinan keluarga tidak mampu Dinas Sosial Surabaya.

"Setelah data kita sinkronkan, kemudian kami kirim ke Bank Jatim untuk dicetakkan buku tabungan. Setelah tercetak, murid kemudian kami undang untuk mengambil," ujar dia.

Sekarang ini, Wawan menyebutkan, buku tabungan telah didistribusikan kepada 8 ribu siswa penerima, sedangkan sisanya 5 ribu buku tabungan dibagikan secara paralel dan tuntas pada Desember 2022.

Selama seminggu, pihaknya membuka dua hari jadwal pengambilan.

"Kalau pun ada terlambat dijadwalkan tidak hadir, mungkin karena magang atau sakit, kami buka gelombang pengambilan berikutnya, untuk dia bisa ambil," ujar dia.

Pada proses pengambilan buku tabungan tersebut, Disbudporapar Surabaya juga berkoordinasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Dinas Pendidikan Provinsi (Dindik) Jawa Timur.

"Jadi informasi undangan pengambilan buku tabungan kami sampaikan ke MKKS SMA/SMK dan berkoordinasi Dindik Jatim untuk diteruskan kepada siswa," kata dia.

(Natalia Bulan)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement