Share

3 Hewan yang Tidak Mengalami Metamorfosis, Tidak Alami Perubahan Bentuk Sejak Lahir

Salma Sita Rosulina, Okezone · Senin 05 Desember 2022 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 05 624 2720917 3-hewan-yang-tidak-mengalami-metamorfosis-tidak-alami-perubahan-bentuk-sejak-lahir-IgjuY6fMGE.jpg Ilustrasi/Freepik

JAKARTA - Hewan yang tidak mengalami metamorfosis merupakan hewan yang dari lahir sampai dewasa tidak mengalami perubahan bentuk. Sudah kita ketahui bahwa semua hewan memiliki siklus hidupnya masih-masing.

Beberapa hewan mengalami siklus hidup metamorfosis dengan sempurna,beberapa hewan lainnya mengalami metamorfosis tidak sempurna dan ada juga hewan yang tidak mengalami metamorfosis.

Metamorfosis merupakan perputaran waktu untuk makhluk hidup yang terdiri dari berbagai tahap, metamorfosis juga menjadi bagian dari siklus hidup.

Siklus hidup terbagi menjadi 2 jenis yaitu siklus hidup metamorfosis dan siklus hidup tanpa metamorfosis.

Contoh hewan yang tidak mengalami metamorfosis

1. Kucing

Kucing termasuk hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan (vivipar), sehingga siklus hidupnya tidak mengalami metamorfosis.

Setelah terjadi perkawinan, kucing betina akan mengandung anak kurang lebih tiga bulan.

Follow Berita Okezone di Google News

Setelah lahir, anak kucing tidak dapat bergerak lincah dan belum bisa mencari makan sendiri, sehingga masih bergantung pada induknya.

Namun seiring berjalannya waktu, anak kucing tersebut akan tumbuh menjadi kucing dewasa.

Sejak lahir sampai dewasa, kucing tidak mengalami perubahan bentuk. Yang Berubah hanya ukuran tubuhnya saja, dari yang kecil menjadi besar.

2. Ayam

Ayam juga termasuk salah satu hewan yang siklus hidupnya tidak mengalami metamorfosis. Hal tersebut dikarenakan ayam tidak mengalami perubahan bentuk sejak menetas.

Sama seperti kucing, ayam hanya mengalami perubahan pada tubuhnya saja yang menjadi besar.

Ayam termasuk ke dalam hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar).

Nantinya, ayam betina akan menghasilkan telur yang suatu saat akan menetas dan tumbuh menjadi ayam kecil atau dengan nama lain itik.

Biasanya, ayam betina akan mengerami telurnya selama 21 hari sebelum ia menetas. Setelah menetas, anak ayam membutuhkan suhu yang hangat agar tubuhnya tidak kedinginan.

Hal tersebut dikarenakan, anak ayam yang baru menetas tidak mempunyai bulu yang banyak untuk melindungi tubuhnya.

Setelah 3 hari, fungsi tubuh dan bulu ayam sudah mulai bisa digunakan. Anak ayam atau itik akan tumbuh menjadi ayam dewasa.

3. Penguin

Penguin merupakan hewan akuatik jenis burung tidak bisa terbang. Di dalam siklus hidupnya, penguin tidak mengalami metamorfosis.

Pada umumnya, sepasang penguin akan bersama-sama dalam jangka waktu yang lama dan akan bertelur sebanyak satu sampai dua telur.

Penguin jantan dan penguin betina akan saling bergantian untuk menjaga telur agar tetap hangat sampai menetas.

Ketika menetas, anak penguin akan memiliki bentuk yang sama dengan penguin dewasa.

Hanya saja, anak penguin memiliki ukuran yang lebih kecil dan berwarna abu-abu. Dengan bertambahnya usia, anak penguin akan mengalami perubahan pada warna bulunya, dari yang warna abu-abu menjadi warna hitam putih.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini