Sedangkan struktur yang dimiliki sel terbagi menjadi dua bagian utama, yakni sel prokariotik dan sel eukariotik.
Merangkum dari Sumber Belajar Kemendikbud, berikut struktur sel beserta bagian yang terdapat dalam struktur sel tersebut.
Sel Prokariotik
Prokariotik berasal dari bahasa Yunani “pro” berarti sebelum, dan “karyon” artinya inti.
Sel ini tidak memiliki nukleus sejati karena bahan inti yang dimiliki masih tersebar di dalam sitoplasma dan belum diselubungi oleh membran inti.
Struktur sel prokariotik terdiri dari sebagai berikut.
1. Dinding sel
Terbentuk dari selulosa, hemiselulosa, dan pektin. Dinding sel berfungsi sebagai melindungi dan membentuk sel.
2. Membran plasma
Membran plasma atau membran sel merupakan bagian paling luar sel. Tersusun dari lipid, protein, dan karbohidrat.
Membran plasma berfungsi melakukan seleksi zat mana saja yang bisa dilalui dan yang tak dapat dilalui.
3. Sitoplasma
Sitoplasma berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan kimia penting, seperti enzim, ion, gula, protein, serta lemak.
Sitoplasma selalu bergerak akibat kandungan didalamnya memiliki muatan ion.
Gerakan tersebut disebut Gerakan Brown.
4. Mesosom
Membran plasma yang melekuk ke dalam akan membentuk organel yang disebut dengan mesosom.
5. Ribosom
Ribosom adalah organel yang menjadi tempat berlangsungnya sintesis protein. Ribosom memiliki ukuran yang sangat kecil berdiameter antara 15-20 nm.
6. DNA
Asam deoksiribonukleat atau DNA adalah kumpulan senyawa tersusun yang terdiri dari gula deoksiribosa, fosfat dan basa-basa nitrogen.
Fungsi dari DNA yaitu sebagai sifat pembawa genetik.
7. Flagella
Flagela adalah benang cambuk dengan fungsi untuk bergerak. Jumlah dan bentuk yang dimiliki fragella tersebut beragam tergantung pada tiap selnya.
Sel Eukariotik
Sel ini masuk dalam golongan yang memiliki struktur lebih maju pada sel tumbuhan dan binatang.
Sel eukariotik memiliki sel-sel yang mengandung nukleus sejati yang mengelilingi seluruh bagian sel tersebut.