JAKARTA - Kesenjangan gender yang rendah di sebuah negara mencerminkan kesetaraan gender yang tinggi. Dewasa ini, kesetaraan gender merupakan hal yang masih diperjuangkan di banyak negara.
Sebab, dengan adanya kesetaraan gender, masalah-masalah sosial seperti diskriminasi bisa teratasi. Tiga negara dengan kesetaraan gender terbaik di bawah ini bisa dijadikan contoh.
1. Islandia
Islandia merupakan sebuah negara yang berada di barat laut Eropa dan berada sekitar seribu kilometer dari Norwegia.
Melansir laman World Economic Forum, berdasarkan Global Gender Gap Index (Indeks Kesenjangan Gender) 2022, kesenjangan gender di negara ini mendapatkan skor 0,908.
Menurut indeks, skor 1 berarti kesetaraan telah tercapai. Ini artinya, Islandia mendapat predikat sebagai negara paling setara gender di dunia.
Mulai tahun 2018, pemerintah Islandia mewajibkan seluruh perusahaan yang memiliki karyawan minimal 25 orang untuk melaporkan bukti upah tahunan setara antara pria dan wanita.
Sebelumnya, pemerintah hanya mengharuskan perusahaan untuk melampirkan bukti upah. Hal tersebut dimaksudkan agar kepuasan kerja tercapai dan adanya transparansi dalam sistem pembayaran.
Satu tujuan penting dan menjadi fokus utama pemerintah adalah kesenjangan upah gender di Islandia bisa diminimalisir.
Selain itu, partisipasi wanita di panggung politik juga semakin besar dalam beberapa tahun terakhir.
2. Finlandia
Finlandia berada di posisi kedua dengan skor kesenjangan gender berada di angka 0,860.
Melansir laman Good News From Finland, Finlandia merupakan negara pertama di dunia yang memberikan hak politik penuh kepada wanita.
Baik itu berupa hak untuk memilih maupun hak mencalonkan diri. Hal tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri (PM) Finlandia Sanna Marin dalam sidang PBB tahun 2020.
Negara ini juga giat mempromosikan gender karena dianggap sebagai dasar kesuksesan masyarakat secara luas.
Melihat sejarahnya, hampir 10% anggota di parlemen pertama Finlandia tahun 1906 adalah wanita. Pada tahun 2018, angkanya meningkat menjadi 42%.
Sementara itu, 30% pelajar di Finlandia pada tahun 1930 adalah wanita.
Fakta tersebut dianggap sebagai sesuatu yang sangat maju, sebab pada masa itu pendidikan identik dengan kaum pria dan sulit diakses oleh wanita.
3. Norwegia
Di posisi ketiga negara dengan kesenjangan gender terbaik adalah Norwegia, dengan skor 0,845. Mulai tahun 1884, Asosiasi Hak Perempuan Norwegia hadir untuk melobi kebijakan kesetaraan gender.
Berbagai hak dituntut, seperti hak pilih, hak untuk bekerja, dan hak mendapatkan pendidikan yang setara dengan kaum pria.
Para wanita di Norwegia baru diberikan hak pilih pada tahun 1913, setidaknya 15 tahun usai hak pilih diberikan kepada pria.
Pemerintah Norwegia mengesahkan UU Kesetaraan Gender pada tahun 2002 dengan tujuan mempromosikan kesetaraan serta mengurangi diskriminasi di negara tersebut.
Fokus utama pemerintah adalah untuk melindungi wanita di lingkungan kerja.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik