Kamu bisa melakukannya dengan berlatih teknik arsir gradasi. Dalam satu lembar buku gambar, buat arsir yang tipis dari sebelah kiri hingga semakin kanan arsiran itu semakin gelap.
Buatlah garis penanda dengan beberapa kolom agar kamu tahu perbedaan yang terjadi dari setiap kolom.
2. Teknik Linier
Teknik menggambar dengan metode objek gambar yang menggunakan media garis sebagai pakemnya. Garis bisa dibuat secara lurus maupun lengkung.
3. Teknik Blok
Teknik ini yaitu menggambar untuk menciptakan suatu bentuk dengan menutup seluruh objek gambar dengan satu warna.
Kamu tidak boleh menggunakan berbagai macam warna pada teknik ini.
Tujuannya agar gambar memiliki wujud globalnya atau biasa disebut gambar siluet. Biasanya menggunakan warna hitam pada gambar blok.
4. Teknik Perspektif
Sesuai dengan nama nya, gambar ini terbentuk dari perspektif seseorang dalam melihat suatu objek dari mata langsung.
Dari menggambar berdasarkan peletakan garis horizon, letak benda, dan jumlah titik hilang menghasilkan suatu gambar tiga dimensi, sesuai dengan arah pandang mata.
5. Teknik Dussel
Teknik gambar dengan cara digoreskan dalam posisi miring atau serong untuk menentukan gelap terang pada objek gambar.
Hampir sama dengan teknik arsir namun ini mengharuskan arsir dalam posisi miring.
Pada umumnya gambar menggunakan teknik ini dengan pensil. Namun, bisa juga dengan alat lain seperti pulpen dan spidol yang penting garis miringnya jelas terlihat.
6. Teknik Pointilis
Teknik ini cukup unik karena harus menggambar dengan titik-titik untuk menentukan gelap terangnya pada suatu objek yang digambar.
Jika ingin membuat gambar yang lebih gelap di suatu sisi tentu kamu harus melakukan titik-titik yang lebih dominan dari sisi lainnya. Teknik ini bisa menggunakan pensil, pulpen, ataupun alat yang bisa menghasilkan bercak titik.
7. Teknik Aquarel
Teknik aquarel bisa menggambar dalam berbagai bentuk, yang terpenting harus dilakukan dengan media cat air dan sapuan kuas yang tipis sehingga menghasilkan gambar yang seperti transparan atau tembus pandang.
8. Teknik Plakat
Teknik plakat justru kebalikannya dari teknik aquarel. Perbedaannya hanya di teknik sapuan, sapuan yang dilakukan dengan tebal untuk menghasilkan gambar yang pekat dan menutupi seluruh warna asli dari media.
Direkomendasikan dengan menggunakan cat poster. Namun, kamu tetap bisa menggunakan cat air dengan campuran air yang sedikit.
9. Teknik Sketsa
Teknik sketsa adalah cara menggambar menghasilkan rencana atau dasar membuat suatu gambar. Dari teknik sketsa bisa dilanjutkan dengan teknik-teknik lain.
Tahap ini sangat berpengaruh terhadap proses selanjutnya suatu gambar. Biasa teknik ini dipakai dalam membuat sketsa bangunan, manusia, atau suatu desain.