Salah satu tumbuhan yang sering digunakan sebagai indikator pencemaran air adalah eceng gondok.
Tumbuhan eceng gondok dapat hidup di perairan tercemar karena eceng gondok mempunyai kemampuan untuk menyerap logam berat dan residu pestisida.
Jika semakin banyak jumlah eceng gondok pada suatu perairan, maka membuktikan bahwa semakin tinggi tingkat pencemaran yang terjadi.
Ciri-ciri Tumbuhan Hidrofit
Tumbuhan yang dapat dijadikan sebagai indikator terjadinya pencemaran air ini memiliki beberapa perbedaan dengan tumbuhan jenis lainnya. Berikut adalah ciri-ciri tumbuhan hidrofit:
- Akarnya kecil dan ringan
- Stomatanya terbuka dan memiliki jumlah yang banyak
- Memiliki kutikula yang tipis
- Memiliki flat daun di permukaan tumbuhan yang berfungsi untuk mengapung
- Akar mampu mengambil oksigen di dalam air.
Fungsi Tumbuhan Hidrofit
1. Penyerap Racun di Dalam Air
Tanaman ini akan mampu menyerap amonia yang merupakan termasuk zat yang berbahaya.
2. Tumbuhan Hias di Kolam
Tumbuhan hidrofit juga sering digunakan oleh sebagian besar orang untuk dijadikan tanaman hias agar kolam terlihat lebih asri dan hijau.
3. Meningkatkan Kandungan Oksigen di Dalam Air
Tumbuhan hidrofit mampu menghasilkan oksigen karena memiliki klorofil dan melakukan fotosintesis.