BATANGHARI - Membangun negeri adalah pekerjaan seluruh orang dan tidak melulu berasal dari pemerintah daerah.
Tentunya diperlukan kekompakan semua elemen masyarakat dari tingkat atas hingga tingkat bawah.
Seperti pada program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 Kodim 0415/Jambi wilayah Korem 042/Garuda Putih (Gapu) yang dilaksanakan di Desa Kembang Seri Baru, Kecamatan Marosebo Ulu, Kabupaten Batanghari, Jambi, tidak hanya sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Batanghari, TNI, Polri saja, tetapi juga dengan mahasiswa.
Ada sebanyak 22 mahasiswa dari Universitas Jambi (Unja) yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kembang Seri Baru yang terlibat langsung dalam membangun desa di dalam program TMMD ini.
Mereka tidak hanya belajar kearifan lokal, tapi diharapkan bisa bersinergi bersama TNI dalam membangun desa-desa tertinggal.
Dansatgas TMMD ke 115 Kodim 0415/Jambi Kolonel Inf Marsal Denny mengapresiasi mahasiswa yang lagi KKN dalam bersinergi dengan TNI untuk membangun desa tertinggal.
"Saya berpesan, agar Satgas TMMD dan mahasiswa tidak boleh menyakiti masyarakat, tapi harus bekerja sama dengan masyarakat karena kedatangan kesini untuk masyarakat," harapnya, Rabu (19/10/2022).
Dia mencontohkan, jalan sepanjang 8,5 kilometer yang dibuka ini dibangun melalui program TMMD untuk masyarakat yang masih minim sarana dan prasarana infrastruktur.
"Yang dibangun ini, jalan penghubung dua kabupaten, yakni antara Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Tebo," ungkap Marsal yang juga Dandim 0415/Jambi.
Menurutnya, hingga saat ini progres pembangunan jalan sudah mencapai 70 persen.
'Alhamdulillah progres jalannya sudah mencapai 70 persen. Kita berharap agar warga yang memiliki hasil perkebunan bisa dijual dengan cepat sehingga perekonomian warga semakin baik lagi," imbuh Dansatgas TMMD.
Bagi warga setempat, pembukaan jalan di desanya ini akan mempersingkat jarak tempuh.
"Sangat bagus, dengan adanya jalan TMMD ini bisa mempersingkat waktu tempuh 3 sampai 4 kilometer. Dan hasil perkebunan kami di desa tertinggal ini bisa cepat terjual," tuturnya.
Bupati Batanghari M Fadhil Arief sangat mengapresiasi program TMMD ke 115 Kodim 0415/Jambi.
"Seperti diketahui, 82 persen masyarakat Kabupaten Batanghari adalah petani. Dengan terbukanya akses jalan dari program TMMD ini, warga bisa lancar membawa hasil perkebunannya," ujarnya.
Dengan dibukanya jalan sepanjang 8,5 kilometer ini, harap Bupati, mudah-mudahan perekonomian warga makin membaik lagi.
"Saya lihat semua bisa bekerja sama dengan baik, baik TNI-Polri dan adik mahasiswa yang terlibat untuk bisa memfasilitasi kegiatan ini sehingga bisa lancar dan cepat selesai dan skedul pembangunan bisa selesai tepat waktu," harap Fadhil.
Bupati juga berpesan kepada masyarakat desa agar pembangunan yang dilaksanakan ini dirawat dan dipelihara dengan baik.
"Pembangunan ini merupakan untuk hajat hidup mereka dan ini bukan hanya kegiatan pemerintah daerah,TNI-Polri, tapi juga kegiatan bersama yang harus dijaga bersama," imbuhnya.
Ke depannya, Bupati berharap sinergitas TNI, Polri dan mahasiswa serta masyarakat bisa lebih ditingkatkan lagi.
"Terimakasih atas inisiasi Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf Marsal Denny dan dukungan Kapolres Batanghari AKBP Bambang Purwanto. Mari kita tunjukkan kepada masyarakat, kerja keras kita, niat baik. Ini mesti dilakukan secara bersama-sama. Mudah-mudahan kerjasama ini bisa lebih tingkatkan lagi di waktu mendatang," harap Fadhil.
"Kami apresiasi pada pelaksanaan TMMD ke 115 ini yang dilaksanakan oleh TNI. Dengan membangun desa, akan dapat mesejahterakan masyarakat sekitar," tandas Bupati.
Kordinator KKN Mahasiswa UNJA, Ahmad Apriadi sangat mendukung program TMMD yang dinilai sangat berpihak kepada rakyat.
"Apa yang dihasilkan dari program TMMD ini sangat dirasakan masyarakat, terutama pembukaan jalan. Masyarakat sangat butuh infrastruktur untuk kelancaran distribusi hasil pertaniannya," ujar dia.
Dirinya menambahkan, untuk kegiatan TMMD ini pihaknya juga membantu terkait pemberdayaan masyarakat dan juga kegiatan fisik maupun non fisik.
“Kegiatan bimbingan ini bagian dari dalam usaha kita untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak di Desa Kembang Seri Baru,” tukas Ahmad.
Di samping itu, juga memberikan pehamaman kepada masyarakat tentang bahayanya penyalahgunaan narkoba dan teroris.
"Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya memberantas bahaya narkoba dan paham radikalisme," tegasnya.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik