Buaya berkembang biak dengan bertelur, inilah yang menjadikannya disebut sebagai hewan ovipar. Buaya mempunyai persiapan yang unik untuk perkembangbiakannya.
1. Hewan karnivora ini akan menggali lubang pada permukaan tanah untuk proses bertelurnya.
2. Biasanya digali sampai kedalaman hingga 20 kaki untuk sarang telurnya.
3. Sarang dibuat cukup dalam sebab jumlah telur yang dikeluarkan juga cukup banyak.
4. Lubang yang digali buaya berguna untuk melindungi telur-telur dari pencurian predator lain.
5. Buaya betina sangat melindungi sarang mereka.
6. Tergantung pada jenis spesiesnya, sekali bertelur ada yang mengeluarkan 7 sampai 95 telur sekaligus.
7. Hanya beberapa telur buaya yang akan. bertahan hidup hingga sukses menetas (kisaran 20 persen).
8. Biasanya tidak bertahannya telur karena faktor suhu yang ada di lingkungan tersebut. Telur buaya butuh suhu hangat agar dapat bertahan hingga menetas.
9. Telur buaya akan menetas membutuhkan waktu sekitar 80 hari sampai waktu menetas tiba.
Pada musim kawin, buaya dapat berubah menjadi sangat agresif dan mudah menyerang manusia atau hewan hewan lain yang mendekat.